by

Sejarah

SEJARAH BERDIRINYA SMK DINAMIKA ARJAWINANGUN

 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinamika Keahlian Farmasi didirikan pada tahun 2006-2007 oleh tokoh-tokoh pendidik Arjawinangun. Yayasan Rifa’iyah semenjak tahun 2003-2004 telah merintis berdirinya sebuah lembaga pendidikan menengah tingkat atas. Wakil ketua yayasan, H. Muchlisin Muzarie pada tahun 2003 mengadakan rapat di ruang halaqoh setelah mengadakan kajian Islam untuk membentuk Panitia Pendirian SMTA dengan menunjuk Drs. Muhaimin Noor sebagai ketua dibantu Ust. Masudin dan Ahmad Shafrullah serta menugaskan mereka untuk mempersiapkan proposal pendirian lembaga pendidikan menengah tingkat atas tersebut. Pendirian sebuah lembaga pendidikan menengah tingkat atas diilhami oleh hasil diskusi para pendidik dalam acara Halaqah Kajian Islam yang diselenggarakan setiap hari Jumat malam Sabtu pukul 20.00 s/d 22.00. Para pendidik sepakat bahwa untuk mengatasi situasi sosial yang sedang keos perlu didirikan sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas sehingga dapat dijadikan sarana pembentukan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter. Akan tetapi sayangnya ketika proposal sudah selesai dipersiapkan dan  usulannya sedang diajukan ke Disdik, Muhaemin Noor meninggal dunia sehingga sempat tertunda beberapa tahun lamanya.

Pada tahun 2006 guru-guru SMA Negeri Arjawinangun yang mengajar sebagai dosen STAI Cirebon kelas Ekstensi Arjawinangun  diajak rembug oleh Ahmad Shafrullah untuk melanjutkan rencana pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sempat tertunda, kemudian hasil rembug sepakat akan melanjutkan pendirian SMA, selanjutnya para tenaga dosen Ekstensi STAI Cirebon  menghadap ketua Yayasan Rifaiyah dan     mengadakan rapat dengan pengurus Yayasan Rifa’iyah untuk melanjutkan cita-cita pendirian lembaga pendidikan menengah tingkat atas yang sempat tertunda. Hadir dalam rapat tersebut Drs Abdul Hamid, M.Pd, Drs Bambang Riyanto, Drs Fatihin, Dra Alfiyah,  Alex Suheriyawan, SP dan Ahmad Shafrullah. Dalam rapat tersebut diputuskan untuk membentuk Panitia Persiapan Pendirian Lembaga Pendidikan Menengah Tingkat Atas dibawah naungan yayasan Rifa’iyah. Awalnya proposal disiapkan untuk mendirikan Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA), kemudian atas petunjuk dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Drs H Zaenal Abidin, MM dirubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) keahlian Farmasi. Pada waktu penyusunan tenaga edukatif untuk pendirian Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) mengalami kesulitan. Panitia mencari tenaga-tenaga profesional yang berkompeten dengan bidang keahliannya dari lingkungan masyarakat setempat sangat sulit. Lebih sulit lagi ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon mengarahkan agar yayasan Rifaiyah mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bukan Sekolah Menengah Umum (SMA), karena lingkungan setempat tidak memiliki tenaga-tenaga kefarmasian. Namun demikian akhirnya panitia dapat merekrut tenaga-tenaga ahli dari luar, yaitu dari Cirebon, Ciledug dan Majalengka. Guru-guru SMK yang berhasil direkrut sebanyak 27 orang dan tenaga administrasi sebanyak 5 orang, hanya 3 orang tenaga guru dan 2 orang tenaga administrasi yang berasal dari lingkungan setempat, sisanya dari luar.

Setelah melalui perjuangan yang panjang akhirnya SMK Dinamika berhasil mendapat Izin Operasional dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon pada tanggal 7 Mei 2007 dengan nomor 422.2/1329/Dikmen/07, Izin Pertimbangan/Kelayakan tanggal 15 Desember 2008 dengan nomor 421.4/4399/Dikmen/08, Izin Pendirian tanggal 7 Oktober 2009 dengan nomor 421.4/2710.1/Dikmen/09, Terakriditasi B tanggal 9 November 2010 dengan nomor 02.00/536/BAN-SM/XI/2010, dan SK UPK Bidang Kesehatan tahun diklat 2010-2011 tanggal 11 Pebruari 2011.

SMK Dinamika mengalami perkembangan yang cukup baik, penerimaan siswa baru selalu mengkat. Tahun 2007-2008 menerima siswa sebanyak 28 orang, tahun 2008-2009 menerima 44 orang, tahun 2009-2010 menerima 59 orang, tahun 2010-2011 menerima 77 orang dan tahun 2011-2012 menerima 88 orang. Kenaikan tersebut menggambarkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga pendidikan tersebut meningkat. SMK Dinamika pada tahun pelajaran 2011-2012 memiliki siswa sebanyak 214 orang, terdiri atas siswa kelas X sebanyak 88 orang, kelas XI sebanyak 77 orang dan kelas XII sebanyak 59 orang.

Fasilitas SMK Dinamika menggunakan gedung Madrasah milik wakaf yang dikelola oleh Yayasan Rifa’iyah. Beberapa ruang kelas direnovasi dan dirubah menjadi ruang kantor, ruang guru dan ruang laboratorium. Biaya renovasi diperoleh dari orang-orang yang peduli pendidikan. Biaya pembangunan ruang Lab, bahan-bahan dan peralatannya diperoleh dari pinjaman dana pembangunan perpustakaan kitab dari Menteri Agama sebesar 48,731 juta. Sumbangan dari Marsal Amanullah/Ibu Rokhidah Surabaya 7,5 juta, dari Ir Rupa Maha/Hj Nenenng binti H Chaelani 10 juta, dari Mukhlisin Muzarie 10 juta, dari yang lain-lain 4,5 juta, dan dari H Achwani Bunyaman, SH 15 juta, 5 juta infak dan 10 juta sebagai pinjaman. Selanjutnya biaya sosialisasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun pertama diperoleh dari H Mukhlisin Muzarie 10 juta. Pada tahun berikutnya, yaitu tahun pelajaran 2008-2009 biaya Penerimaan Siswa Baru dianggarkan oleh Kepala Sekolah sebesar 13 juta, dananya diperoleh dari H Mukhlisin Muzarie 5 juta, sisanya dari  kas sekolah. Biaya Penerimaan Siswa Baru pada tahun-tahun berikutnya sudah mandiri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed